US Congress Approve US$819 billion Obama’s Stimulus Package

January 29th, 2009 | husni | berita

Bursa Indonesia kemarin gagal meneruskan penguatan pada hari sebelumnya dan ditutup terkoreksi seiring aksi profit taking yang dilakukan investor pada saham-saham sector mining yang hari sebelumnya menguat lebih dari 5%. Indeks ditutup turun -1,1% ke level 1321,4 dengan trading value yang terus mencetak rekor terendah, hanya sekitar Rp745 miliar. Investor masih enggan masuk ke bursa seiring masih mixednya sentiment dan masih menahan portfolionya dalam instrument yang aman seperti Deposito dan Cash.

Sementara bursa US semalam ditutup melonjak terutama pada sector banking setelah pemerintah berencana akan mendirikan satu bank yang berfungsi untuk mem-bail out surat-surat hutang bermasalah pada bank komersil. Hal ini disambut optimisme investor karena akan menolong sector financial yang selama ini terjerat masalah credit default. The Fed memutuskan untuk mempertahankan Fed Rate di level 0-0,25% dan memperkirakan outlook ekonomi US akan membaik pada akhir 2009. Kabar terakhir, Congress US menyetujui proposal stimulus ekonomi Obama senilai $819 miliar. Dow Jones Jo +2,4%, Nasdaq +3,5%, S&P500 +3,3%.

Bursa Asia dibuka menguat hari ini seiring sentimen positif pada sector financial dan optimisme diterimanya paket stimulus Obama. Nikkei +1,6%, KOSPI +0,5%, STI +0,3% dan AORD +0,7%. Dari sector komoditas, Minyak berhasil bertahan di level $42/barrel setelah fuel inventory di US menurun.

Bursa Indonesia hari ini diperkirakan akan turut bergerak menguat seiring pergerakan bursa regional dan US. Optimisme investor di market global terlihat jauh lebih baik dibanding pertengahan 2008 lalu. Saham-saham coal player masih menjadi pilihan seiring masih baiknya outlook permintaan batubara global dan sector banking diperkirakan akan menguat memanfaatkan sentiment dari bursa US. PTBA, ITMG, BBRI dan BMRI menjadi saham pilihan hari ini dengan rentang pergerakan indeks akan berada pada kisaran 1310 - 1340.eTrading

Leave a Reply