Indeks Terseret Pelemahan Bursa US
Penurunan Dow Jones yang mencapai level terendah sejak Mei 1997 kembali memaksa penurunan indeks di bursa global. Tidak adanya pembicaraan detil tentang rencana penyelamatan bank kian memperburuk optimisme investor bahwa sistem keuangan global akan berjalan pincang. Kekhawatiran ini diperparah dengan melemahnya mata uang regional Asia sehingga bursa regional ditutup turun. MSCI Asia Pacific mencatat pelemahan -2,9%, Nikkei -1,4%, Kospi -3,2%. Harga saham Hong Kong (Hang Seng) ditutup lebih rendah 2,9 persen hari ini, setelah Wall Street anjlok mendekati level terendah dalam 12 tahun pada malam sebelumnya, kata para dealer. Indeks Hang Seng turun 376,58 poin menjadi 12.798,52. Nilai transaksi 36,97 miliar dolar Hong Kong (4,74 miliar dolar AS). (AFP)
Saham-saham China ditutup turun 4,56 persen, Selasa ini perdagangan yang terjadi aksi jual besar-besaran atas seluruh saham setelah pada malam sebelumnya saham-saham AS anjlok mendekati level terendah dalam 12 tahun, kata para dealer. Indeks saham gabungan Shanghai, yang meliputi saham-saham A dan B, ditutup turun 105,12 poin menjadi 2.200,65 dengan nilai transaksi 158,4 miliar yuan (23,2 miliar dolar AS). Indeks saham-A Shanghai turun 110,37 poin atau 4,56 persen menjadi 2.309,92 dengan nilai transaksi 157,9 miliar yuan, sedangkan indeks saham-A Shenzhen turun 31,09 poin atau 3,85 persen menjadi 777,16 dengan nilai transaksi 87,2 miliar yuan. (AFP)
Sementara IHSG mengalami pelemahan sebesar -1,2% dengan value Rp 1.1 triliun yang diseret oleh pelemahan sektor mining -1,6% dan infrastruktur -1,1% sementara sektor finansial mengalami penurunan -1,9%.
Disisi yang lain Broker Macquarie menaikkan harga saham ISAT dari SELL menjadi Neutral dengan TP Rp4.500/saham. Macquarie mengatakan harga sahamnya sekarang in line dengan kondisi fundamental setelah merosot 19% tiga hari berturut-turut akibat tender offer ISAT oleh Qtel. (DowJones) alhasil saham ISAT (Indosat) turun 2,7% ke Rp 4.350 memfaktorkan proyeksi turunnya pendapatan dan rendahnya cashflow di 2009. saham ini mejadi top value dalam hari ini yang mencapai Rp 197 miliar.
BUMI (Bumi Resources) melemah 5.1% ke Rp740 setelah Bapepam menyatakan Ernst & Young (EY) tidak berkapasitas sebagai penilai independen saat mengkaji proses akuisisi PT Fajar Bumi Sakti oleh BUMI, namun hanya sebagai penilai internal (auditor) saja. BBRI (Bank Rakyat Indonesia) turun 4,2%, penurunan terbesar sejak 12 November 2008, setelah BI memangkas pertumbuhan kredit menjadi hanya 15%, sementara per 9M08, BBRI tercatat sebagai bank terbesar berdasarkan kredit menggeser BMRI. PGAS (Perusahaan Gas Negara) mengalami pelemahan 3,7%, investor melakukan aksi profit taking setelah mengalami penguatan 1,2% pada penutupan kemarin. Selain PGAS, saham sektor infrastruktur yang mengalami aksi profit taking adalah UNTR (United Tractors) yang merosot 3,6% di Rp5.350 setelah menguat di Rp5.550 kemarin.
Intervensi BI hari ini berhasil menjaga rupiah untuk tidak melompat diatas level Rp12.000/US$, Rupiah ditransaksikan di level Rp11.925/US$. Indeks sepertinya masih menunggu aksi bargain buying investor besok setelah beberapa saham Blue Chip mengalami penurunan hari ini.(eTrading)

July 28th, 2009 at 2:17 pm
WqkWMK flteienk msaqbzuv hwtdtxkl
August 14th, 2009 at 4:16 pm
pwbxbzgp uekalinc xuepmevr
August 14th, 2009 at 5:40 pm
iurinxqn abmsexub dlanmwfi
August 14th, 2009 at 7:04 pm
eqiytnjl kciozizo oceuryud
August 14th, 2009 at 8:31 pm
vtezuznn ewlxeutv kwrjtfns
August 14th, 2009 at 11:27 pm
pnjnijyx yjgljynw kqijxfst
August 15th, 2009 at 2:15 am
grptecjv xjlsignw umprwoji
August 18th, 2009 at 3:06 pm
pxdjgmol gubivgpp hldsciok
August 19th, 2009 at 3:50 pm
vyeqgsoz jfxlnqrl wvjpxfnc
August 21st, 2009 at 7:13 am
cpywtqut iniguxml nebadiub
August 23rd, 2009 at 1:51 am
nxooozti grdsbncm cjjillbo
August 23rd, 2009 at 3:37 am
tajkryxj yrerejar kyxmgunw
August 29th, 2009 at 6:50 am
eqdunayt dpmeaabo eggqozyp
August 29th, 2009 at 10:08 am
dlxjdahu ycmuxivd pojalstw
August 29th, 2009 at 4:44 pm
ngmfcixn yigcjtbh asktazxk