Indeks Asia Rebound Dipicu Bursa AS

February 25th, 2009 | husni | berita

IHSG berhasil ditutup di zona hijau terkena imbas pernyataan Obama dan Ben S. Bernanke yang mengatakan AS tidak akan membiarkan industri otomotif AS bangkrut dan tidak berniat melakukan nasionalisasi penuh terhadap industri perbankan. AS akan tetap membiarkan perekonomiannya mengikuti sistem pasar bebas. Dow Jones langsung melompat naik 3% dari penutupan kemarin yang anjlok 3%. Optimisme AS merembet pada investor regional dengan kembali melakukan bargain buying.
IHSG juga mengalami penguatan 0.32% yang didominasi oleh penguatan di sektor mining +0.48%, infrastruktur +0.06%, property +0.89% namun penurunan sektor finance -0.13% menghambat laju kenaikan indeks lebih tinggi. BUMI (Bumi Resources) menguat 1.35% ke Rp750, setelah investor lokal mendominasi aksi pembelian sedang investor asing terlihat sebagian berusaha melakukan aksi jual. ELTY (Bakrieland Development) melesat ke level Rp83 (+10.66%) setelah perseroan mulai dibanjiri likuditas terkait injeksi dana dari Limitless sebesar Rp1,2 tn dan ekspektasi meningkatnya penjualan landed house disebabkan keluarnya aturan asing boleh miliki properti selama 90 tahun di Indonesia serta tren penurunan suku bunga. ASII (Astra International) menguat 3.65% ke level Rp11.350, setelah nilai tukar rupiah kembali menguat ke level Rp11.920 dari sebelumnya Rp11.995, menguatnya nilai tukar dapat mengurangi beban impor material dan suku cadang.

Sedang di sektor finansial, penurunan hari ini disebabkan penurunan tajam saham BBCA di level Rp2.350 (-4.08%) setelah perseroan menargetkan pertumbuhan kredit akan melambat tahun ini di range 10-15% dari sebelumnya 15-20%. Besaran angka ini tidak jauh berbeda dengan revisi pertumbuhan kredit perbankan nasional di 2009 yakni dari 18% menjadi hanya 15% (sumber:eTrading). sedangkan

Harga saham Filipina ditutup naik 0,9 persen pada Rabu, atau bertambah 17,51 poin menjadi 1.887,10. Saham Fifty-five menguat, setelah mundur 27 peso berakhir pada 40 peso, tak berubah sehingga indeks seluruh saham naik 0,6 persen menjadi 1.223,70 poin. Perputaran saham di bursa mencapai 664,6 juta saham senilai 1,2 miliar peso (25,3 juta dolar AS). Dalam perdagangan pagi peso rata-rata pada 48,059 terhadap dolar AS dari penutupan hari sebelumnya 48,27. Pemerintah pada Selasa mengumumkan, bahwa batas defisit anggaran didorong naik menjadi 178 miliar peso atau 2,2 persen dari produk domestik bruto (PDB), naik dari target aslinya 102 miliar peso atau 1,2 persen dari PDB. (AFP)
Harga saham Taiwan ditutup naik 1,43 persen pada Rabu, menyusul “rally” di Wall Street tadi malam. Indeks tertimbang meningkat 63,56 poin menjadi ditutup pada 4.493,74 dengan nilai perdagangan mencapai 71,13 miliar dolar Taiwan (2,09 miliar dolar AS). (AFP)

Harga saham Jepang berakhir naik 2,65 persen pada Rabu, “rebound” dari posisi terendah hampir empat bulan karena para investor terdorong “rally” di Wall Street dan melemahnya yen yang bagus untuk para eksportir. Para investor juga berbesar hati menyusul pidato Presiden AS Barack Obama yang menjanjikan untuk menghidupkan kembali ekonomi yang hampir mati dan mendukung industri otomotif yang sedang kesulitan. Indikator utama bursa, indeks Nikkei-225, naik 192,66 poin menjadi berakhir pada 7.461,22. Indeks Topix dari seluruh saham papan utama meningkat 15,34 poin, atau 2,10 persen, menjadi 745,62 poin. (AFP)
Saham Korea Selatan (Korsel) ditutup naik tipis 0,3 persen pada Rabu, dipicu oleh “rally” di Wall Street. Indikator utama bursa, Korea Composite Stock Price Index (KOSPI) naik 3,2 poin menjadi 1.067,08 poin, setelah sehari sebelumnya ditutup turun 3,24 persen mengikuti penurunan tajam di bursa Wall Street. Indeks KOSPI pada Selasa, turun 35,67 poin menjadi 1.063,88 poin. Sementara saham-saham di Wall Street “rebound” tadi malam, sehari setelah indeks-indeks utama turun ke posisi terendah 12 tahun, karena para investor mengabaikan ekonomi suram jelang pidato utama dari Presiden Barack Obama.(AFP)

Harga saham Selandia Baru ditutup menguat 0,49 persen pada Rabu, membalikkan penurunan sepekan sejalan dengan kenaikan saham-saham AS. Indeks acuan NZX-50 naik 12,29 poin menjadi 2.499,82 dengan nilai perdagangan 78,80 juta dolar Selandia Baru (39,89 juta dolar AS). Para investor juga mengambil cepat saham-saham yang telah tertekan aksi jual dalam beberapa hari terakhir ini. (AFP)

One Response to “Indeks Asia Rebound Dipicu Bursa AS”

  1. Dewi persik Says:

    Great Post, this stuff really is the next wave of the future.


Leave a Reply