IHSG Terangkat Reboundnya Bursa Asia
Bursa Indonesia hari ini bergerak cukup volatile meski akhirnya ditutup menguat dan kembali berada di atas level psikologis 1300. IHSG berhasil rebound 15.5 poin (1.1%) ke level 1312.4 dengan trading value hanya sekitar Rp1.06 triliun, terendah sejak pekan kemarin. Sektor Infrastruktur dan Mining menjadi leading mover indeks hari ini.
Mixednya sentimen yang masuk ke bursa pada sesi pertama perdagangan membuat IHSG cenderung bergerak sideways dan sempat melemah ke level terendah 1294.3 sebelum akhirnya rebound pada akhir sesi I. Reboundnya indeks lebih dipicu oleh reboundnya bursa Asia pada siang hari tadi seiring berita positif dari Pemerintah US yang akan kembali menyelamatkan perbankan US dengan menambah kepemilikan pemerintah di Citigroup hingga 40%.
Beberapa saham yang berhasil menguat antara lain, TLKM naik 250 poin (+4%), ISAT berhasil rebound 125 poin (+2.8%) dari titik terendahnya -350 poin. Penguatan sektor mining dipimpin oleh menguatnya ANTM yang naik 90 poin (+7.9%) seiring penguatan harga emas dunia yang menembus $1000/ounce. Dengan harga emas di level ini, kontribusi pendapatan emas diperkirakan mencapai 30% dari total pendapatan ANTM sehingga mampu menolong anjloknya harga Nickel. UNTR +5.7%, LSIP +3.8%, UNSP +3.1% dan BBCA +2%. Beberapa saham yang melemah hari ini hanyalah PTBA -0.6% dan BBRI -1.2%.
Indeks esok hari diperkirakan masih akan mampu bergerak menguat seiring momentum reboundnya bursa-bursa regional dan global. Sore ini mayoritas bursa Eropa dibuka menguat (FTSE +1.3% dan DAX +1.8%) dan Dow Futures juga berhasil rebound.(sumber:eTrading)
