Dow Jones negative dengan Rencana Pengawasan Ketat Bank

February 26th, 2009 | husni | berita

Semalam, Dow Jones melemah setelah investor merespons negatif pada pidatonya presiden Obama di dekat akhir perdagangan. Obama memperingtakan bahwa institusi finansial yang merupakan resiko tinggi bagi pasar akan mendapat pengawasan yang ketat. Dow Jones terkikis 80,05 poin (-1,1%) ke level 7.270,89, S&P500 -1,07% dan Nasdaq -1,14%. Pasar AS juga dibebani oleh angka penjualan yang turun 5,3% MoM ke 4,49 juta di Januari, terendah sejak Juli 1997, dan harga rumah yang turun 14,8% YoY ke $170.300.
Akibatnya, Indeks Konstruksi Rumah di Dow Jones -2,1%, Caterpillar -3,88% dan United Technologies -3,44% Bernanke, dalam kesaksian kedua, kembali menegaskan bahwa tidak ada rencana untuk menasionalisasikan Citigroup, namun sahamnya -3,08% sedangkan Bank of America +9,09% dan JPMorgan +3,38%. Selain itu, GM +14,86% dan Ford +0,5%.

Crude Oil +6% menjadi $42,5%, persediaan bensin di US turun selama 2 minggu berturut-turut dan konsumsi bensin untuk kendaraan naik 1,7% menjadi 9 juta barrel/hari. Gold -1,2% menjadi $961,6/ounce. Nickel -1,3% menjadi $9.450/MT, Tin -2,7% menjadi $10.505/MT dan CPO +1,4% menjadi RM1.911/MT, Coal Newc, $76/MT Indek regional pagi ini rata-rata menguat tipis: Nikkei +1,5%, STI +0,5% dan Kospi +3%.

Parlemen kembali menghimbau pemerintah untuk menurunkan BBM menjadi Rp3.500 - 3.900/liter karena pemerintah sudah cukup meraup keuntungan dari BBM selama bulan Dec ‘08. Rupiah terkoreksi menjadi Rp11.958/dollar spekulasi perusahaan akan memborong dollar untuk membayar uang yang jatuh tempo.(sumber:eTrading)

Semoga para investor tidak lagi dihantui oleh profit taking yang akan membuat IHSG terkoreksi. Semoga juga para invertor menjadi investor yang long term. Kita tahu bahwa saham-saham blue chip sangatlah murah sekali. Sebetulnya saham-saham blue chip memiliki fundamental yang sangat bagus dan tidak begitu terpengaruh oleh krisis global. Tapi beberapa kabar di AS nan jauh disana sangat berpengaruh besar terhadap prilaku investor di indonesia

Menurut kabar dari investordaily, ada rumor tentang Hasil laporan keuangan terkonsolidasi FY08 akan tumbuh 30-40% serta kabar bahwa perseroan tengah mengkaji stock split akan menaikkan saham ASII dalam jangka pendek dan menengah. Dan juga

TLKM mengalokasikan dana sebesar Rp1 triliun untuk mengakuisisi perusahaan lokal pada 2Q09, yang saat ini tengah menyelesaikan negosiasinya. Pendanaan berasal dari internal dan pinjaman bank. Salah satu perusahaan yang dijajaki adalah PT Electronic Data Interchange Indonesia.Sementara itu, perseroan tengah mencari pinjaman sebesar Rp4,8 triliun untuk akuisisi dan merger. (bisnis)

4 Responses to “Dow Jones negative dengan Rencana Pengawasan Ketat Bank”

  1. cheap cialis Says:

    fv8VCC odtrqoce hdnsbirg srcmrzky


  2. cialis generico Says:

    wnlscwqy agcdtbtx hadupzku


  3. viagra Says:

    ciowohxj kwrkmzsl trzhmzdd


  4. acheter cialis france Says:

    zwnhydgb hchctizz jqxlgzgz


Leave a Reply