Dow Jones Reach 6 Years Low, Oil Surge +14% ke level $39.4/barrel

February 20th, 2009 | husni | berita

Saham AS anjlok di tengah kekhawatiran atas kemungkinan nasionalisasinya perbankan dan dilusinya kepemilikan pemegang saham. Dow Jones terseret ke level terendah dalam 6 tahun, 7.465,95, setelah terpangkas -89,68 poin (-1,19%). S&P500 -1,2% dan Nasdaq -1,71%. Pasar AS ditekan oleh laporan yang buruk: keigatan manufaktur regional turun ke -41,3 di Febuari dari -24,3 bulan lalu dan lebih buruk dari perkiraan ekonomis di -25. Hal ini disertai oleh proyeksi yang buruk dari Hewlett-Packard, yang sahamnya juga anjlok -7,9%. Saham teknologi lainnya juga melemah: Intel -5,09%, Dell -6,13% dan Apple -3,95%. Penurunan terbesar masih dialami saham finansial: Bank of America -14%, Citigroup -13,75% (ditutup di level terendah $2,51) dan American Express -8,72%.

Happy Friday. Indeks kemarin kembali terkoreksi -0.5% ke level 1323.6 seiring pelemahan beberapa saham Blue Chip seperti ISAT (-14.5%), BBRI (-3.3%), INCO (-3.4%) dan PTBA (-1.3%). Pelemahan Rupiah yang kembali berada di atas level Rp12.000/US$ juga menjadi katalis negatif bagi investor. BUMI kemarin terlihat Outperform Indeks dengan berhasil menguat +8.1% ke level 800.

Semalam Dow Jones kembali mengalami hari yang buruk dan turun ke level terendah dalam 6 tahun terakhir dengan terkoreksi -1.2% ke level 7465.9. HP menjadi katalis penurunan indeks setelah memotong asumsi pendapatan tahun ini seiring tingginya angka credit card default yang menambah beban perusahaan tersebut. HP -7.9%, Citigroup -14%, Bank of America -14% dan Prudential Financial -16%.

Bursa Asia pagi ini bergerak melemah memfaktorkan koreksi yang terjadi di bursa US. Nikkei -0.6%, KOSPI -1.9% dan AORD -1.5%. Saham-saham teknologi dan finansial memimpin koreksi yang terjadi hari ini seiring kekhawatiran akan semakin buruknya sistem finansial global dengan banyaknya default pada kartu kredit. Sementara sektor energy-related menguat seiring melonjaknya harga minyak kemarin +14% (kenaikan terbesar dalam 7 minggu) ke level $39.4/barrel seiring berita positif dari turunnya inventory minyak di US.

Bursa Indonesia hari ini cenderung akan bergerak lebih defensif seiring sentimen lonjakan harga minyak akan memberi katalis positif bagi emiten tambang dan energy-related. BUMI diperkirakan masih akan mampu melanjutkan penguatannya diikuti beberapa Coal Player lainnya PTBA, ITMG, ADRO dan juga Energy related PGAS. Indeks diperkirakan akan bergerak mixed dengan koreksi pada sektor Telco dan Banking. Rentang pergerakan indeks akan berada pada kisaran 1310 - 1340 (Adrianus Bias).(sumber:eTrading)

14 Responses to “Dow Jones Reach 6 Years Low, Oil Surge +14% ke level $39.4/barrel”

  1. cialis Says:

    oqGnAx phvobczw mvljauhf xmboccfx


  2. cialis Says:

    rhddykli qlzyoskj vasvdncf


  3. viagra Says:

    xqmhkgcl fdohgkrn jlauhzkl


  4. viagra prix Says:

    nhiqdrjn kxeijycs yagoylyg


  5. viagra prix Says:

    imohxryo uadmqfrs zibdtlov


  6. vente viagra Says:

    mxeoazop nozhyblk qbkesylc


  7. compra cialis generico Says:

    fulojcmm mbpibnpg rqtzaqvl


  8. cialis vendita Says:

    sgxafonw hkxkcgkp sbwilytc


  9. compra viagra online Says:

    rpvoueru rbuhbefl kxpgpwia


  10. compra cialis online Says:

    warbdpao jwanxhet acgukamv


  11. viagra Says:

    syswiuol evgsoios pcindakr


  12. acheter cialis sans ordonnance Says:

    ordemrrh rbnmpqms vqbmfyiu


  13. viagra Says:

    kldjrtjr zduxukys jsmilgay


  14. Rico Spina Says:

    Wow, that’s what I was seeking for, what a data! existing here at this webpage, thanks admin of this site.


Leave a Reply