Corporate news
BVIC: Akusisi Saham
PT Victoria Sekuritas membeli 229,74 juta saham Bank Victoria yang setara dengan 6,6% saham yang
dicatatkan bank tersebut. Jumlah saham Bank Victoria yang dicatatkan adalah sebesar Rp3,46 miliar.
Harga jual saham tersebut yakni sebesar Rp120. (Bisnis/nlt)
PGAS: Buyback Obligasi US$275 Juta
PGAS akan melakukan buyback obligasi dolar sebesar US$275 juta.
Dana buyback akan dipenuhi dari pinjaman sindikasi yang dipimpin Standard Chartered.
(vivanews/uth)
BBRI: 2010, Terbitkan Obligasi Rp 3 Triliun
Pada 2010, BBRI berniat menerbitkan obligasi subordinasi hingga Rp 3 triliun guna memenuhi kebutuhan kredit. Subdebt ini menawarkan kupon berkisar 10-11,9%.(vivanews/uth)
TRUB: Raih Kontrak US$ 700 Juta
Sepanjang 2009, TRUB mengantongi kontrak senilai US$ 700 juta atau sekitar Rp 6,61 triliun. Dan ditargetkan akan mencapai Rp 7,54 triliun pada akhir tahun. Perusahaan mendapat kontrak 17 proyek besar, salah satunya pembangunan fasilitas migas milik Chevron senilai US$ 200 juta. (investor/uth)
BNBR: Tunjuk 6 Penjamin Emisi
PT Bakrie & Brothers Tbk akan menunjuk enam penjamin emisi yang akan membantu penerbitan obligasi konversi senilai US$250 juta pada pekan depan.
Biaya penerbitan obligasi ini diperkirakan akan digunakan untuk melaksanakan haknya menyerap sebagian besar saham baru yang diterbitkan oleh PT Energy Mega Persada Tbk dalam rangka penawaran umum terbatas (right issue) bernilai Rp.4,84 triliun. (Bisnis/nlt)
POLY: Konversi 51,2% Saham
POLY akan mengonversi utang senilai US$893 juta dengan dua miliar saham (51,2%) dari total perseroan. Sebelumnya, total utang perseroan yang default senilai US$1 miliar dan hanya dibayar US$107 miliar. Perseroan mematok modal kerja FY10 sebesar US$50 juta dan capex US$3-4 juta guna meningkatkan produksinya 5% vs FY09 685.000 ton. Perseroan juga berkemungkinan menjajaki pinjaman bank US$25 juta.(bisnis/fz)
TLKM: Bisnis Telepon Rumah Turun 15,32%
TLKM memprediksikan pendapatan dari bisnis jaringan telepon rumah turun 15,32% menjadi Rp 13,82 triliun pada tahun ini. Merosotnya peminat telepon rumah diakibatkan adanya perubahan gaya hidup masyarakat yang cenderung lebih mobile. (kontan/uth)
ADHI: Pendapatan Naik
PT Adhi Karya Tbk memperkirakan proyek yang diperoleh pada 2010 mencapai Rp9,06 triliun naik 28,32% dibandingkan dengan tahun lalu yang sebesar Rp7,06 triliun.
Proyek 2010 tersebut besaral dari yang diperoleh perseroan Rp8,12 triliun dan joint operation sebesar Rp 937 miliar. Laba bersih ditargetkan mencapai Rp120 miliar, naik 16,7% dari proyeksi 2009. (Bisnis/nlt)
OKAS: Tawarkan Kupon Obligasi 14,9%
Anak usaha OKAS, PT Multi Nitrotama Kimia (MNK) menawarkan kupon bunga obligasi dan sukuk senilai Rp 370 miliar sebesar 12,55%-14,9%. Perolehan dana untuk membangun pabrik (85%), dan sisanya penambahan modal kerja. (investor/fz)
ANTM: Mulai Eksplorasi Tambang Papua Barat
ANTM mulai melakukan eksplorasi tambang nikel di Papua Barat yang berada di bawah bendera PT Gag Nikel. Selain itu, pada 2010, ANTM menargetkan dapat memproduksi feronikel hingga 18.500 ton dan emas 3 ton. (kontan/uth)
IPO: PTPN III IPO Jnauari 2010
PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III) memastikan akan melepas saham perdana (IPO) pada Januari hingga Februari tahun depan dengan target dana yang diincar Rp1 triliun.
PTPN III juga mengisyaratkan bakal menggandeng PT Danareksa Securities sebagai penjamin pelaksana emisi. (Bisnis.nlt)
IPO: Tugu Pratama Masuk Bursa 2010
Manajemen PT Tugu Pratama Indonesia tengah mematangkan sejumlah rencana strategis sebagai persiapan melakukan penawaran saham perdana (IPO) pada awal 2010. Rencana IP Tugu juga merupakan bagian dari rencana go public terhadap sejumlah anak usaha pertamina. (Bisnis/dki)
IPO: Pembangunan Perumahan Pangkas Target IPO jadi 21% Saham
PT Pembangunan Perumahan (PP) memangkas porsi saham yang dilepas jadi 21% dari target 30% saham dengan target dana Rp1 triliun. PP menganggarkan investasi untuk sektor energi, properti dan jalan tol sebesar Rp3-4 triliun di 2010. (bisnis/fz)
